BAGANSIAPIAPI - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini memiliki tujuh unit alat berat excavator, lima diantaranya siap untuk difungsikan, sementara dua lainnya sedang dalam perbaikan.
Hal itu disebutkan Kepala Dinas PUTR Rohil melalui Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi (Jakon), Redison, Selasa (23/9/2025) di Bagansiapiapi.
Redison memaparkan, untuk lima unit alat berat excavator yang bisa difungsikan itu terdiri dari excavator long arm tiga unit, dan excavator normal dua unit.
"Saat ini tiga unit alat berat excavator kita sedang bekerja di tiga lokasi, yaitu di Jalan Pelabuhan Baru dan di Boltrem Bagan Batu untuk kegiatan swakelola, kemudian satu lagi excavator kita disewakan di Sungai Nyamuk yang akan berakhir besok, setelah itu akan berlanjut di Jalan Madrasah untuk kegiatan swakelola," terangnya.
Selain excavator, jelas dia, Dinas PUTR Rohil juga memiliki tiga unit alat berat untuk konstruksi jalan seperti buldoser, bomag, dan gledor. Alat berat tersebut kini sedang melakukan perbaikan jalan di Pedamaran.
Semua alat berat yang dimiliki PUTR Rohil itu, terang Redison, bisa disewakan oleh perusahaan, masyarakat atau pihak-pihak lainnya. Nanti alat berat yang disewakan akan dibuat kontrak dengan biaya sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup).
"Nanti apabila ada kerusakan berat pada excavator saat kegiatan swakelola, maka akan ditangani oleh Bidang Jakon, sedangkan untuk kerusakan ringan akan diperbaiki oleh Bidang Pengairan yang menjalankan kegiatan swakelola itu," tuturnya.
Sementara, terus Redison, jika nanti alat berat yang disewakan oleh perusahaan mengalami kerusakan berat, maka sistem perbaikannya dibagi dua antara perusahaan dan PUTR Rohil, karena harga suku cadang pada alat berat itu mahal.
"Sedangkan untuk testingan dan ganti oli pada alat berat yang disewakan perusahaan akan dilakukan oleh perusahaan tersebut," ujarnya.
Kemudian untuk pengadaan alat berat baru, tambahnya, juga ada diwacanakan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2025 ini, cuma nanti melihat kondisi keuangan dulu yang masih proses pembahasan di DPRD.
"Jadi terakhir kali pengadaan alat berat yang dilakukan PUTR Rohil itu di tahun 2022 sebanyak empat unit excavator yang terdiri dua unit excavator long arm dan dua unit excavator standar," sebut Redison. (rif)

